Kumpulan Jurnal Teknik | Materi Teknik Informatika | Materi Algoritma Pemrograman 2 : Function | Function merupakan sekumpulan instruksi yang membentuk satu unit serta memiliki nama. Fungsi digunakan untuk membantu organisasi program dan mengurangi besar (size ) program.
Deklarasi dari Definisi Fungsi :
Syntax :
{
blok pernyataan ;
}
Atau
tipe Nama_Fungsi ( tipe var_1, tipe var_2, … )
{
blok_pernyataan;
};
dimana:
tipe -> tipe data dari return value ( int, float, double, char, void,signed, unsigned, long, short).
Nama_Fungsi -> nama fungsi sesuai aturan C++.
daftar_argumen -> variable input / output.
blok_pernyataan -> kumpulan instruksi.
Contoh :
float Hitung ( float Panjang, float Lebar )
{
float Luas; // Deklarasi variabel lokal
Luas = Panjang * Lebar;
return Luas;
};
atau
float Hitung ( float Panjang, float Lebar )
{
return ( Panjang * Lebar );
};
atau
void Hitung ( float Panjang, float Lebar, float *Luas )
{
*Luas = Panjang * Lebar ;
};
Prototype Function :
Prototipe fungsi adalah deklarasi fungsi yang hanya memiliki tipe, nama_fungsi, dan daftar_argumen, tetapi tidak memiliki badan_fungsi. Prototipe fungsi harus dideklarasikan sebelum fungsi tersebut dipanggil. Biasanya prototipe fungsi dideklarasikan sebelum main program (fungsi main()), dan definisi fungsinya diletakkan setelah main program. Manfaat dari prototipe fungsi adalah untuk menjamin tipe argumen yang dilewatkan pada pemanggilan fungsi benar-benar sesuai.
n Tanpa adanya prototipe fungsi, amatlah mudah bagi pemrogram untuk melakukan kesalahan tanpa sengaja dalam melewatkan argumen. Misalnya, melewatkan argumen bertipe float pada fungsi yang seharusnya meminta tipe data int.
Deklarasi Prototipe Function :
tipe Nama_Fungsi ( tipe var_1, tipe var_2, … );
atau
tipe Nama_Fungsi ( tipe , tipe , tipe, … );
Contoh :
void Tampil ( float Panjang, float Lebar );
atau
void Tampil ( float , float );
contoh programnya :
#include<iostream.h>
#include<iomanip.h>
#include<conio.h>
long kuadrat(long l); // Prototipe fungsi
void main()
{
clrscr();
for(long bil = 200; bil<2000; bil+=200)
cout<<setw(8)<<bil
<<setw(8)<<kuadrat(bil)<<endl;
}
// Definisi Fungsi
long kuadrat(long l)
{
return(l * l);
}
Argumen (Function Parameter) :
Argumen merupakan data yang dikirim dari program ke fungsi dan sebaliknya. Argumen dipergunakan untuk mengirim / menerima data yang akan diproses.
Ada 2 jenis cara untuk mengirimkan argumen yaitu:
1. Passing by Value : nilai yang dikirim adalah nilai atau data yang akan di proses
2. Passing by Reference nilai yang di kirim adalah berupa nilai pointer (bukan data) yang merefer ke suatu data.
Inline Function :
Fungsi ini bermanfaat menghemat memori (mengabaikan peletakan argumen-argumen fungsi dalam stack pada saat pemanggilan fungsi), dengan cara menggabungkan fungsi ke dalam program utama. Inline function disarankan dipakai pada fungsi yang sering dipanggil dan ukurannya kecil (terdiri dari satu atau dua pernyataan). Pembuatan Inline function tersebut dilakukan dengan cara menambahkan keyword inline di depan tipe fungsi pada saat mendefinisikan fungsi.
Syntax :
inline tipe Nama_Fungsi ( argumen )
{
blok_pernyataan;
return Nilai;
}
Contoh :
inline float Luas ( float Pj, float Lb )
{ return ( Pj * Lb ); }
Contoh Program C++ :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
inline int jumlah( int x, int y)
{
return ( x + y);
}
void main()
{
clrscr();
for(int i = 1; i<100; i++)
cout<<i<<“.”<<jumlah(i,2*i)<<endl;
}

Tidak ada komentar:
Posting Komentar